Bisa Kan Presiden AS Donald Trump dijatuhkan rakyatnya?

By | January 27, 2017

 

Donald Trump

Donald Trump

Naiknya Donald Trump ke kursi kepresidenan masih menuai pro dan kontra di antara warga Amerika Serikat (AS). Banyak yang menolak menganggapnya sebagai pemimpin baru di negara adidaya itu, tapi tidak sedikit pula membelanya mati-matian.

Sejak menempati kantor barunya lima hari lalu, Trump sudah membuat banyak kebijakan yang sangat berlawanan dengan pemerintahan sebelumnya. Mulai dari membatalkan Trans-Pasific Partnership, membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko dan melarang pengungsi dari tujuh negara Islam.

42 Tahun lalu, Presiden ke-37 AS Richard Nixon pernah dijatuhkan rakyatnya sendiri setelah skandal watergate berhasil diungkap dua jurnalis dari The Washington Post. Setelah melalui proses panjang dan ancaman impeachment, Nixon akhirnya memilih mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden AS.

Jelang naik ke tampuk kekuasaan, Trump seakan sudah menyatakan perang terhadap media. Hal itu tak lepas dari bocornya sebuah dokumen rahasia di mana Rusia disebut terlibat di balik kemenangannya dalam Pilpres AS. Bahkan, Rusia juga diyakini bakal memanfaatkan rekaman seks Trump bersama dengan PSK saat menginap di sebuah hotel di Moskow.

Koresponden BBC, Paul Wood sekaligus aktivis yayasan New America menulis keterlibatan Rusia dalam kemenangan Trump di Pilpres AS telah menimbulkan ketidakpercayaan publik. Skandal yang melibatkan pengusaha properti asal New York ini dikatakannya lebih besar dibandingkan kekacauan yang ditimbulkan pendahulunya, Nixon.

Komite Intelijen Senat sendiri mengaku tengah menyelidiki kebenaran informasi yang melibatkan Rusia dan seseorang dalam sebuah kampanye politik. Seorang pejabat dari Republikan sendiri telah menyebut penyelidikan akan berlangsung netral, bergantung pada panggilan dari pengadilan untuk memaksakan kesaksian dari arah laporan intelijen.

“Jika terbukti staf atau teman-teman Trump bertemu dengan pihak Rusia untuk mengoordinasikan peretasan pemilihan presiden AS, ada kata untuk itu, pengkhinatan, yang pertama dan paling penting dari kejahatan besar dan ringan yang diatur dalam konstitusi sebagai dasar untuk impeachment,” tulis Wood, dalam tulisannya yang diterbitkan spectator.co.uk, Rabu (26/1).

Namun, orang-orang di sekitar Trump telah membantah pertemuan itu. “Dan jika ada pertemuan, apa yang dibahas? Dan apakah bahasan itu bisa menyebabkan pada komite Senat, apa Trump menyadari? Apa yang Presiden tahu jika dia tahu itu?”
Sejauh ini, sejumlah anggota Senat memilih diam dan tidak mengungkap upaya penyelidikan itu sendiri kepada publik. Namun, Demokrat terus mengupayakan agar kasus itu bisa dibahas dan Trump bisa dijatuhkan.

“Mari kita cari tahu, apakah kita telah menempatkan seorang pria di kantor yang paling penting di dunia yang bebas tetapi tersandera oleh Putin dan Rusia,” kata anggota Kongres dari Partai Demokrat Maxine Walters.

Wood mengaku mendapatkan kabar dari beberapa anggota Kongres lainnya, di mana Demokrat bekerja dengan diam-diam sampai upacara pelantikan selesai. Mereka paham bahwa upaya untuk mengungkap keterlibatan Rusia atas kemenangan Trump tidak akan mendapatkan dukungan dari

Upaya untuk mencegah keterlibatan asing dalam urusan dalam negeri AS sendiri sudah diatur dalam pasal pertama konstitusi oleh para pendiri negeri Paman Sam ini. Pembahasan itu dilakukan setelah Benjamin Franklin menerima kotak berlapis permata yang diberikan Raja Prancis. Franklin baru diperbolehkan menyimpannya setelah konstitusi itu disetujui Kongres.

Sementara itu, pengacara Trump menegaskan klausul honorarium tidak berlaku bagi kliennya. Apalagi, dalam wawancaranya dengan New York Times, Trump sendiri mengaku akan menyerahkan seluruh bisnisnya kepada putra-putranya, sementara dia akan fokus menjalani peran barunya sebagai Presiden AS.

Pengacara Trump, Sherri Dillon juga memastikan tidak akan ada kerja sama lain selama Trump menjadi presiden. “Tidak ada penawaran asing baru akan dibuat apapun selama durasi kepresidenan Presiden Trump. penawaran domestik baru akan diizinkan, tetapi mereka akan melalui proses pemeriksaan yang kuat.”

Sejauh ini, tidak ada yang pernah mengaku mengetahui atau melihat langsung rekaman seks yang dilakukan Trump terhadap PSK Moskow. Namun, Wood mengaku mendapatkan informasi dari komunitas intelijen AS bahwa ada rekaman lain soal video vulgar lainnya, di mana dana dari Kremlin mengucur ke asosiasi Trump untuk membiayai kampanyenya. Rekaman itu dibuat oleh agen rahasia asal Estonia.

Bahkan, salah satu kolega Wood yang ditemuinya dalam sebuah acara sesaat sebelum pemilihan, menyebut Trump bisa saja dijatuhkan melalui kudeta militer. Acara yang didatanginya itu dihadiri sejumlah kelompok intelektual keamanan dalam negeri.

“Jika Trump sampai terpilih, itu akan diakhiri sebuah kudeta militer. Tank akan menginjak rumput Gedung Putih,” kata salah satu tamu.
Ya, keberadaan Rusia dan rekaman seks menjadi sebuah skandal yang tidak bisa dilupakan sebagian besar rakyat AS. Jika semua itu terbukti, bukan tidak mungkin Trump bakal mengalam

Mutiarapoker.com Situs Agen POKER dan Agen DOMINO online Terbaik & terpercaya di Indonesia. Mutiarapoker.com memberikan pelayanan 24 jam Deposit & Withdraw cepat dan aman dengan minimal deposit hanya Rp.10.000. Kami hadir untuk para pencintaPOKER Onlinedan DOMINO Online uang asli dengan bonus jackpot serta berbagai promo menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *