Dokter Mogok Kerja, Pasien Meninggal karena Tak Tertangani di RS Sulbar

By | October 9, 2017

Banyak pasien terlantar di RS Regional Sulawesi Barat karena para dokter umum dan dokter spesialis melakukan aksi mogok kerja. Karena aksi itu lah banyak pasien yang tidak tertangani/ terlantar. TEXAS HOLDEM

Salah seorang pasien bahkan meninggal dunia karena tidak mendapat penanganan. Pasien ini tercatat sudah tiga hari dirawat di ruang inap Maleo RS Sulawesi Barat tanpa ada penanganan dari dokter. POKER ONLINE

Hingga saat pasien meninggal dunia, tidak ada satupun dokter yang datang. Andriani salah satu keluarga dari pasien menyebutkan , sudah tiga hari pasien menunggu dokter spesialis tapi tak kunjung datang.

DOMINO ONLINE “Bayangkan pak sudah tiga hari masuk rumah sakit belum ditangani dokter. Kami sudah merengek-rengek minta bantuan, tapi hanya dijanji-janji saja sampai pasien meninggal dunia,” kata Andriani.

Saat ditemui wartawan Ketua Komite RSU Regional Sulawesi Barat, Herpandi Rahim mengatakan pihaknya tidak akan melayani pasien sebelum obat obatan, bahan-bahan habis pakai, fasilitas penunjang laboratorium, radiologi dan alat serta prasarana ruang operasi tersedia di rumah sakit tersebut. Beliau mengaku tidak dapat melayani pasien secara maksimal karena fasilitas yang minim. DEWA POKER

Baca Juga : Jerman Ukir Rekor Bersih 100% Kemenangan Di Grup C Setelah Kalahkan Azerbaijan

“Kami para dokter sepakat tidak akan melayani pasien sampai tuntutan pengadaan obat dan sarana lainnya dipenuhi,” tegas Herpandi yang juga salah satu dokter di rumah sakit tersebut. JUDI ONLINE

POKER ONLINE Dalam pernyataan sikapanya, puluhan dokter mendesak direktur RS Regional Sulbar untuk mundur dari jabatannya karena dinilai gagal dalam mengelola rumah sakit sehingga berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Para dokter menyatakan pihaknya kompak tidak akan masuk kerja dan melayani pasien sampai manajemen rumah sakit menyediakan peralatan pendukung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *